Tuesday, December 5, 2017

Cerpen Bertinju Dalam Karung



Bertinju di Dalam Karung

oleh: Febrianiko Satria


Bertinju di Dalam Karung
(ilustrasi http://puan.co/2017/10/bertinju-di-dalam-karung/)


ORANG-ORANG menamai tempat ini Desa Karung. Sebab, segala persoalan penting selalu diselesaikan dalam sebuah karung. Jika di tempat lain karung hanya berguna untuk mengangkut beras, sayur dan kelapa, namun di sini karung adalah barang penting dalam menyelesaikan segala sengketa. Penduduk desa lain pun merasa janggal dengan polah masyarakat desa ini. Padahal, di zaman serba modern ini setiap masalah bisa diselesaikan lewat pengadilan, tapi masyarakat desa ini tetap saja menyelesaikan masalah dalam sebuah karung.

Seperti kisah Tolet yang sedang memiliki masalah dengan Andi. Andi ketahuan berselingkuh dengan Tri, istri Tolet. Persoalan itu baru tuntas setelah diselesaikan dalam karung. Ceritanya begini: Tolet adalah lelaki pekerja keras. Saking rajinnya Tolet bekerja, Tri dibiarkan kesepian seorang diri. Kerjanya hanya upload foto selfie  ke berbagai medsos. Dari sana Tri lalu kenal dengan Andi yang suka memberikan gombalan maut setiap Tri upload foto. Awalnya Tri merasa sikap Andi itu biasa-biasa saja. Dia beranggapan bahwa Andi hanyalah seorang pengangguran yang tidak punya pekerjaan sehingga hanya menghabiskan waktu untuk mengomentari setiap foto cewek cantik. Setelah lama-lama digombali, akhirnya hati Tri luluh juga. Mereka lalu berkenalan lewat inbox. Tidak lama kemudian Tri malah jatuh cinta pada Andi.

Untuk memuaskan nafsu asmara, mereka kemudian memutuskan melakukan pertemuan. Mereka bertemu di sebuah kafe yang letaknya jauh dari desa. Seperti pasangan pada umumnya, awalnya mereka malu-malu kucing. Lama kelamaan, tentu mereka tidak malu-malu lagi. Sudah mulai pegang tangan, pegang pinggang dan cium pipi.

Akhirnya, Tri dan Andi menginginkan sesuatu hal yang lebih dari biasanya. Merka lalu mencari tempat sepi untuk menuntaskan hasrat tersebut. Awalnya sih di tengah kebun. Namun, tentu saja bukan sembarangan kebun. Mereka sengaja mencari kebun yang lokasinya sangat jauh dari wilayah rumah keduanya.

Awalnya asyik sih karena aman dan tak ada yang melihat. Tapi, ya lama-lama mereka tidak tahan ingin melakukan dalam karung. Ya, akhirnya dengan modal nekat mereka melakukannya di rumah Tri ketika Tolet pergi kerja. Namun, naas bagi mereka. Waktu itu Tolet merasa ada barang yang tertinggal di rumahnya. Ia kembali pulang dan akhirnya memergoki mereka sedang melakukan hal yang tak pantas itu.

***

HARI itu mereka berkumpul di lapangan bola. Pak RT lalu mengeluarkan karung tepung yang ukurannya sangat besar. Sebelum memulai Pak RT melakukan sedikit pidato.

“Wargaku sekalian. Sesuai adat istiadat kita, setiap permasalahan yang tidak bisa diselesaikan dengan hanya berbicara, harus diselesaikan di dalam karung! Kepada Tolet dan Andi dipersilahkan membawa barang-barang tajam seperti golok atau pun parang. Bagaimana saudara Tolet dan Andi?”
“Tidak perlu. Cukup tangan kosong saja,” kata Tolet.
“Saya juga,” lanjut Andi.
“Baiklah! Kami persilakan kalian berkelahi namun dilaksanakan di dalam karung besar ini. Siapa yang bisa bertahan berarti dialah yang benar,” kata Pak RT.
Andi dan Tolet lalu masuk ke dalam satu karung. Karung itu lalu ditutup dan diikat dengan tali. Pak RT lalu memberi aba-aba: “Mulai!”

Pertarungan berjalan seru. Karung lalu bergejolak hebat menandakan bahwa penghuni di dalamnya sedang bertengkar sangat hebat. Karung lalu mulai menggelinding ke kiri lalu berputar ke kanan. Tiba-tiba terdengar suara teriakan kesakitan dari dalam karung.

“Saya menyerah!” teriak Tolet.
Pak RT lalu membuka karung dan menemukan Tolet dalam keadaan setengah sadar. Andi lalu keluar dari karung dengan begitu gagah sambil berujar, “Makanya jadi lelaki itu harus bisa membahagiakan wanita!”
Sementara Tolet dengan tergopoh-gopoh dibawa ke rumah sakit setempat.

***

TOLET tak bisa melupakan kejadian itu. Dirinya masih tidak terima lantaran Tri, istrinya yang begitu cantik, resmi menjadi milik Andi. Dia tentu masih ingin mendengar rayuan manja di setiap malam ketika ingin menuntaskan nafsunya. Demi menuntaskan hasrat birahinya itu ditemuinya Pak RT untuk menggugat keputusan bertinju dalam karung kemarin itu.

“Tidak bisa. Sekali tidak bisa tetap tidak bisa!” tegas Pak RT.
“Tapi, Pak. Saya masih cinta dengan mantan istri saya,” pinta Tolet.
“Kau tentu tahu hasil bertinju dalam karung itu bersifat mengikat. Dia tidak bisa diganggu gugat karena itu adalah cara di desa kita ini dalam menyelesaikan setiap persoalan,” jelas Pak RT.
“Tapi, Pak…,”
“Cukup! Sekarang kamu pergi dari sini!” Pak RT lalu mengusir Tolet dari rumahnya.

Tolet sangat kesal dengan keputusan Pak RT. Seharian dia hanya melamun. Namun, tiba-tiba dia dibangunkan oleh gosip-gosip tetangganya tentang pencalonan Pak RT sebagai Kepala Desa. Tampaknya dirinya baru saja mendapatkan ide.

Ketika masa kampanye pemilihan dimulai, Tolet mengetahui bahwa Pak RT dan Pak Kades melakukan kecurangan agar mendapatkan banyak suara. Dimulai dari tuduhan bahwa Pak RT memiliki latar belakang keluarga komunis, lantaran ayah Pak RT menghilang tanpa sebab di masa penumpasan tahun 1965. Di sisi lainnya, Pak Kades diduga mengorupsikan berbagai dana dari pemerintah untuk kepentingan balik modal pada pemilihan sebelumnya.

Tolet mulai menjalankan siasatnya. Bermodalkan kemampuan edit foto yang baik, Tolet mengedit foto Pak RT. Dia buat foto Pak RT seperti sedang menerima uang suapan dari salah satu perusahaan besar. Tentu saja tim sukses Pak Kades menjadi berang. Disebarkannya informasi itu kepada orang-orang di desa tersebut. Pelan-pelan penduduk menjadi percaya bahwa Pak RT sedang bekerja sama dengan salah satu perusahaan besar di Jakarta untuk mengambil tanah penduduk di desa itu.

Tak berhenti hanya menghasut kubu Pak Kades saja. Tolet juga menghasut kubu Pak RT. Mereka percaya bahwa Pak Kades telah berbuat mesum dengan salah satu pegawainya yang masih muda di kantor desa. Tentu saja ini membuat suasana pemilihan kades menjadi tambah geger. Pak Kades semakin tidak dipercayai lagi untuk memegang jabatannya. Isu itu semakin berkembang tanpa henti. Sedangkan Tolet hanya tinggal duduk manis di kursi rumahnya.

Pemilihan kepala desa pun digelar. Warga berduyun-duyun memilih Kades mereka yang baru. Alhasil, dalam kelurahan itu lebih memilih Pak RT menjadi Kades yang baru. Namun, Kades lama tidak terima hasil pemilihan tersebut. Dia yakin Pak RT telah melakukan kecurangan. Kades lama kemudian meminta penyelesaian masalah itu melalui karung. Awalnya Pak RT tidak setuju dengan cara penyelesaiannya. Setelah dipanas-panasi oleh pendukungnya, Pak RT akhirnya bersedia juga.

***

PADA hari minggu diadakanlah prosesi bertinju dalam karung. Semua warga kelurahan berkumpul di lapangan bola untuk menyaksikan acara itu. Kali ini Tolet ditunjuk jadi juri dalam acara tersebut. Tentu saja hari itu Tolet bertekad untuk melakukan balas dendam terkait persoalannya tempo hari. Pak RT dan Pak Kades lama bersepakat menyelesaikan dengan tangan kosong. Mereka berdua dimasukkan ke dalam karung. Lalu dimulailah pertarungan itu.

Karung tampak beda dari biasanya. Karung itu tidak bergerak. Penduduk heran kenapa karung itu tidak bergerak seperti pertarungan biasanya. Ternyata di dalam karung Pak RT sedang berkompromi dengan  Pak Kades lama. Pak RT sadar bahwa tubuhnya terlalu kecil untuk melawan Pak Kades yang memiliki tubuh besar dan kekar.

“Begini, Pak. Bagaimana kalau saya mengaku kalah saja,” pinta Pak RT
“Lho kenapa menyerah secepat ini?” tanya pak kades lama.
“Sebetulnya saya hanya coba-coba dalam pemilihan kades ini. Saya tidak bersungguh-sungguh dalam menjalankannya. Atas pertimbangan itulah saya mengaku kalah saja,” jelas Pak RT.
“Ya sudah kalau begitu,” kata Pak Kades lama mantap.

Warga semakin penasaran dengan apa yang terjadi di dalam karung. Mereka lalu berteriak agar karung segera dibuka. Tolet sebagai juri menuruti keinginan warga kelurahan itu. Kaki Tolet mendorong bagian sisi karung. Karung dibuka, tampak Pak RT dan Pak Kades lama sedang berciuman.

Warga menjadi heboh atas perbuatan keduanya. Karung yang selama ini dianggap sebagai barang yang terhormat, kini telah dinodai oleh tindakan tidak pantas yang mereka lakukan. Kedua orang itu lalu ditelanjangi lalu diarak keliling kelurahan sebagai bentuk cuci kampung agar terhindar dari balak.

Tolet pulang ke rumahnya dengan rasa puas. Dia duduk di depan rumah sembari menonton arak-arakan pak RT dan Pak Kades lama.

Jambi, 17 Januari 2017 

Pertama kali diterbitkan di Puandotco  http://puan.co/2017/10/bertinju-di-dalam-karung/ tanggal  29 Oktober 2017

ESAI Belajar Bijak Menyikapi Ingatan Masa Lalu Tragedi 1965 Melalui Film Sword Art Online: Ordinal Scale


(Poster Resmi Film Sword Art Online: Ordinal Scale oleh Abec)

Belajar Bijak Menyikapi Ingatan Masa Lalu Tragedi 1965 Melalui Film Sword Art Online: Ordinal Scale

oleh: Febrianiko Satria

Awal tahun 2017 ini diluncurkan sebuah film berjudul Sword Art Online: Oridinal Scale. Film ini merupakan produksi A-1 Pictures. Film ini disutradari oleh Tomohiko Itō dan cerita oleh Reki Kawahara. Di Indonesia sendiri film ini diputar secara serentak di seluruh dunia pada bulan Februari lalu dan diputar secara nasional pada Maret 2017 ini.

Untuk kamu yang belum mengetahui tentang animasi Sword Art Online saya akan menjelaskan sedikit. Sword Art Online (disingkat SAO) adalah animasi yang ditayangkan di saluran televisi Jepang.

Animasi ini sendiri merupakan adaptasi dari sebuah light novel (novel ringan) yang berjudul sama yakni Sword Art Online. Novel ini sendiri ditulis oleh Reki Kawahara dan diterbitkan oleh penerbit ASCII Works Dengeki Bunsho.

Sword Art Online sendiri bercerita tentang sebuah permainan Virtual Reality Massively Multiplayer Role-Playing online (VRMMORPG) bernama sama: Sword Art Online. Di sini karakter utama bernama Kirito bermain secara fulldrive (memindahkan kesadaran tubuh ke mesin) melalui sebuah mesin berbentuk helm bernama Narve Gear.

Dalam animasi ini Kirito dan pemain lainnya yang berjumlah 4000 orang  terjebak tidak bisa keluar (log out) dari permainan.  Mereka hanya bisa keluar jika menamatkan level hingga level seratus.
Belum cukup sampai di sana kesadisannya. Jika ada pemain yang terbunuh atau pun Narve Gear dilepas dari kepala mereka. Nyawa mereka pun akan hilang seketika itu juga di dunia nyata karena Narve Gear akan memancarkan gelombang tinggi ke otak. Bayangkan aja hal ini terjadi ke kamu, sadis ga?

Nah dalam Sword Art Online: Ordinal Scale menceritakan tentang kejadian bertahun-tahun setelah pemain keluar dari pernainan mengerikan itu. Muncul sebuah mesin bernama Augma yang bisa melakukan permainan dan segala bentuk komputerisasi hanya dengan memakainya di kepala dan bermain permainan realitas tertahan (Augmanted Reality).

Dalam Augma sendiri terkenal sebuah permainan bernama Ordinal Scale. Ajaibnya semua bos musuh di setiap level pada permainan SAO muncul di permainan Ordinal Scale ini. Waduh-waduh kayaknya belum move on dari dari masa lalu, Ups.

Namun tragedi terjadi. Semua pemain yang mati dalam game ini kehilangan ingatan setelah pemain kehabisan health (nyawa dalam permainan). Hal ini terjadi kepada semua pemain terutama kepada semua pemain yang selamat dari tragedi SAO.

Mereka yang kehilangan ingatan tidak bisa mengingat berbagai kenangan entah itu gembira, bahagia, sedih ataupun galau dalam permainan SAO. Tak hanya itu, beberapa pemain mengalami gangguan kejiwaan dikarenakan ingatannya yang menghilang. Sama sadisnya juga ya dengan permainan yang lama. Hahaha.

Jika kita kaitkan dengan tragedi yang pernah dialami oleh Indonesia, misalnya tragedi 1965. Dalam tragedi ini sendiri menurut sejarah-yang-selalu-diajarkan-di-sekolah dilakukan oleh PKI terhadap pemerintah Indonesia.

PKI menghasut pihak militer sehingga terjadi pembunuhan di antara petinggi-petinggi militer. Mayat-mayat para petinggi militer sendiri dimasukkan ke dalam sumur tua yakni di Lubang Buaya. Tragedi ini memberikan ingatan kelam bagi Indonesia bahwa komunis menjadi berbahaya untuk Indonesia.
Ingatan kelam ini malah diperparah dengan munculnya film Pengkhianatan G30S/ PKI dengan sutradara Arifin C Noer. Film ini menggambarkan bagaimana PKI membunuh para petinggi militer dengan sadis. Tak pelak film ini dinobatkan penontonnya sebagai film paling horor di Indonesia.
Keadaan diperparah dengan diwajibkannya film ini diputar setiap tanggal 30 September di TVRI yang menjadi satu-satunya televisi kala itu hingga berakhir masa orde baru. Tak ayal film ini membekas karena dipertontonkan selama 32 tahun bangsa Indonesia. Kebayang kan betapa membekasnya film horor ini di ingatan kita. Hih serem.

Orde Baru berlalu dan kini satu persatu lembaga mulai berusaha meluruskan berbagai tragedi yang terjadi pada 1965. Berbagai usaha dilakukan, mulai dari seminar pelurusan sejarah, penelitian, dan artikel-artikel mengenai tragedi 1965, hingga ke pembuatan Film Jagal dan Senyap karya Openheimer. Semua usaha ini bertujuan untuk menyibak berbagai hal yang tertutup dan tidak mungkin dibuka oleh zaman Orde Baru.

Seperti susahnya menghapus kenangan terhadap mantan, harus diakui memang tidak mudah menghapus ingatan kelam kita tentang peristiwa yang terjadi pada 1965. Jika dalam film Sword Art Online: Ordinal Scale, ingatan dihapus secara paksa melalui Augma. Tentu kita tidak mungkin melakukan hal yang sama dalam animasi ini.

Namun, ketika semua fakta tahun 1965 diungkap maka perlahan-lahan orang-orang akan sadar dengan hal yang sebenarnya terjadi saat itu. Jika hal itu terjadi, toh tenaga kita tak terbuang sia-sia dan tidak menjadi hal menakutkan, salah satunya dengan cara Petrus (Penembak Misterius) ala Orba, Eh.

Pertama kali diterbitkan di IMC Campus  https://campus.imcnews.id/read/belajar-bijak-menyikapi-ingatan-masa-lalu-tragedi-1965-melalui-film-sword-art-online-ordinal-scale tanggal 28 Oktober 2017

PUISI KISAH KAUM JOMBLO





(ilustrasi: https://campus.imcnews.id/read/kisah-kaum-jomblo)

KISAH KAUM JOMBLO

oleh: Febrianiko Satria

 Jika orang yang sedang berpacaran;
Cinta itu tidak ada logika
Namun kaum jomblo mengatakan begini;
Cinta itu pakai logika
Dilihat pujaan hatinya lebih memilih lelaki
Dengan mobil mewah
Daripada motor butut miliknya

Jika kaum pacaran mengatakan;
Cinta itu buta
Maka kaum jomblo mengatakan;
Cinta itu melihat
Ditatapnya dengan hampa pujaan hatinya
Pergi malam minggu bersama pria berwajah tampan
Menuju restauran mewah

Esoknya kaum jomblo itu menatap dengan nafsu
Video mesum pujaan hatinya yang tersebar di medsos
Hasil kencan setiap malam.

Pertama diterbitkan di IMC Campus  https://campus.imcnews.id/read/kisah-kaum-jomblo tanggal 30 September 2017

ARTIKEL: Untuk Kamu Calon Wisudawan UNJA, Jangan Lupa Selesaikan Ini Ya!


Untuk Kamu Calon Wisudawan UNJA, Jangan Lupa Selesaikan Ini Ya!

 oleh: Febrianiko Satria


Sidang skripsi yang begitu melelahkan telah selesai dihadapi. Kamu tidak perlu lagi pusing menerima kalimat: "Kapan wisuda?" Semua yang awalnya tampak tidak mungkin diselesaikan akhirnya bisa diselesaikan.
Rasanya ingin bermalas-malasan di rumah. Ah tapi sayangnya kamu tidak boleh sesantai itu! Kamu harus menyelesaikan beberapa hal berikut sebelum kamu wisuda

Revisi Skripsi

Ingin mengatakan selamat tinggal skripsi? Oh tidak. Ini belum saatnya. Kamu harus menyelesaikan revisi yang ditunggu-tunggu dosen pengujimu. Kamu harus sibuk lagi nemui dosen pengujimu agar skripsimu sesuai harapan (baca: kemauan) mereka.
Putus asa? Sebentar lagi juga selesai. Ayo semangatlah untuk revisi yang terakhir kalinya dalam hidupmu di S1!

Temuilah Mantanmu!

Apa kamu masih teringat dia yang meninggalkanmu karena tak betah menunggumu ditolak dan debat panjang dengan dosen mengenai skripsi? Jika iya maka kamu perlu mengajak dia ketemuan. Setelah itu kamu katakan baik-baik bahwa kamu sudah melewati berbagai masa-masa sulit skripsi.
Jangan lupa kamu berikan berbagai bualanmu yang berbau propaganda ala Kim Jong Un bahwa mantanmu akan menyesal telah meninggalkanmu yang selama ini berusaha mempertahankan hubungan kalian dari serangan negara api yang begitu dahsyat.
Cukup segitu? Kurang! Jangan lupa  minta balikin semua barang-barang pemberianmu! Tak ketinggalan pula sertakan struk traktiran setiap kamu jalan! Sadis? Biarin aja dia nangis bombay. Asal jangan sampai aja dia minta keperawanannya balik lagi dari kamu. Nah kalau itu kan urusannya repot.

Carilah Pekerjaan!

Selesaikan revisi udah, ngurusin mantan udah, selanjutnya apa ya? Kayaknya nggak ada. Udah deh tiduran aja di rumah. Eits enak aja. Daripada kamu tiduran, habiskan semua makanan di rumah sambil gombalin gebetan yang baru saja turun dari surga. Mendingan kamu cari pekerjaan deh! Males? Apa gak bosan apa dengarin omelan orang rumah yang sudah kelewat bosan lihat kamu di rumah?

Lagian cewek mana yang mau nerima pengangguran kayak kamu! Hidup itu realistis, Sob! Haduh sadis sekali ya. Hitung-hitung ini menghilangkan kebosanan kamu mengendap di rumah setiap hari. Sekalian juga kamu nabung untuk menseriuskan hubungan kalian ke jenjang yang lebih baik. Gak kesindir apa lihat teman seumuranmu udah gendong bayi. Lah kamu kapan?

Selesaikan Semua Syarat Wisuda Segera!

Ya ampun. Dari tadi kamu kemana aja sampai lupa selesaikan syarat wisuda? Lihat tuh calon mertuamu gak terima dengan anaknya yang harus bersanding dengan kamu yang wisuda aja belum! Ayo cepat wisuda! Daripada pacarmu direbut lagi dengan yang lain mending kelarin deh urusan satu ini.

Setidaknya pacarmu yang baru aja masuk kuliah bisa pamer dengan teman-temannya bahwa kamu udah wisuda. Tunggu dulu apa kamu gak ketuaan pacarin mahasiswa baru? Tuh cewek kamu apain sampai mau dengan kamu?

Cobalah Kejar S2 dan Jadi Dosen

Kayaknya ini agak susah untuk kamu. Bayangkan aja untuk tamat S1 aja kamu susahnya minta ampun. Apalagi S2? Jangan minder! Kamu bisa kok kejar S2. Setidaknya calon mertuamu bangga punya menantu yang akan jadi calon dosen kayak kamu.

Lagipula kan bisa balas dendam ke mahasiswa kalau kamu gak S2 dan jadi dosen? Bercanda, gak mungkinlah kamu akan melakukan dosa yang sama seperti yang dosenmu lakukan padamu Ingat karma, Men! Tapi kalau kamu jadi dosen kamu bisa pdkt dengan mahasiswi di kampus dengan modal nilai. Nah tuh  mulai lagi nakalnya!

pertama kali diterbitkan di IMC Campus  https://campus.imcnews.id/read/untuk-kamu-calon-wisudawan-unja-jangan-lupa-selesaikan-ini-ya tanggal 17 September 2017

Monday, November 27, 2017

ARTIKEL: 4 Hal Mengerikan yang Terjadi Ketika Musim Mati Lampu di Jambi

4 Hal Mengerikan yang Terjadi Ketika Musim Mati Lampu di Jambi

 oleh: Febrianiko Satria


(sumber ilustrasi: https://campus.imcnews.id/read/4-hal-mengerikan-yang-terjadi-ketika-musim-mati-lampu-di-jambi)



Akhir-akhir ini Jambi seringkali mati lampu. Jika dihitung-hitung, maka bisa hampir setiap hari mati listrik. Jika saja listrik mati tentu akan berpengaruh ke hidup warga Jambi. Mulai dari warga yang baru saja jomblo hingga warga yang udah lelah menjomblo dan ingin sekali mengakhiri masa jomblonya tapi sialnya tidak dapat pasangan.

Tenang aja, Bro. Bukan cuma yang Jomblo aja yang kena dampaknya, tetapi juga yang udah berpacaran ataupun yang ingin sendiri dan mengakhiri hubungan mereka dan mencari hati baru yang ingin disakiti dan dijajah. Sudah-sudah daripada baperan terus, inilah yang akan terjadi jika pada malam hari Jambi mati lampu:

Wilayah Perumahan di Jambi

Ini adalah wilayah yang paling banyak menghasilkan rutukan. Bayangkan aja ketika kamu dan sekeluarga ingin makan malam. Eh yang termakan bukan nasi. Untung kalau masih makanan. Jika yang termakan kucing sebelah kamu ya ngeri.

Belum lagi harus hadapin omelan Ibu-ibu yang luar biasa. Ikan di kulkas bisa busuk. Belum lagi alat elektronik pada rusak. Haduh malam-malam tiba-tiba jadi neraka di rumah. Haduh berisik.

Jembatan Gentala Arasy

Nah ini yang agak menakutkan. Bayangkan aja ketika kamu asyik jalan berdua dengan pacar kamu melihat indahnya sungai Batanghari lalu tiba-tiba jadi gelap. Bisa-bisa semua cewek jadi jerit bareng. Mulailah berbagai pikiran jelek muncul dipikiran cewek. Mulai dari takut hantu, takut jatuh ke sungai Batanghari atau malah takut diapa-apain oleh cowok-cowok.

Nah kamu sebagai cowok yang baik harus berusaha menjadi Superman yang bisa melindungi cewekmu dari berbagai gangguan termasuk dari gombalan maut yang datang dari kamu! Iya kamu yang merebut hatinya dari aku!

Taman Jomblo

Udah jomblo sendirian pula di Taman Jomblo. Ngenes amat mblo mblo. Udah mati lampu lagi! Eh tiba-tiba ada wanita cantik rambut panjang datangi kamu. Azek akhirnya kamu gak sendiri lagi hadapin kehidupan kejam di bumi.

Buruan deh ajak kenalan, tukaran ID Line dan WA, lalu ajak jadian langsung! Jangan gembira dulu. Lihat belakang punggungnya bolong gak? Nah tuh kan sudah saya bilang.

Kantor Gubernur

Sudah bukan rahasia lagi kalau Kantor Gubernur seringkali menjadi tempat kebut-kebutan anak muda. Nah bayangkan aja ketika ngebut-ngebut tiba-tiba listrik mati. Nah siapa nih yang balapan dengan aku. Kok yang sebelah aku putih-putih nah siapa itu. Oh tidak!

 Diterbitkandi IMC Campus https://campus.imcnews.id/read/4-hal-mengerikan-yang-terjadi-ketika-musim-mati-lampu-di-jambi tanggal 3 September 2017