Postingan

(ESAI OPINI) PEMIRA UNJA: SEBUAH TELENOVELA YANG TAK ADA TAMATNYA

PEMIRA UNJA: SEBUAH TELENOVELA YANG TAK ADA TAMATNYA Oleh: Febrianiko Satria Akhir-akhir ini Universitas Jambi (UNJA) sedang disibukkan dengan pesta demorasi kampus. Berbagai poster ditempelkan di setiap dinding. Banyak Baliho mulai di dirikan di setiap sudut. Para timsukses pun tak hentinya mempromosikan pasangan idolanya di media sosial. Seolah-olah Pemira seperti Pemilihan Umu m yang dilaksanakan  5 tahun sekali. Seperti tradisi, pada masa kampanye setiap calon mempromosikan berbagai visi dan misi mereka. Mulai dari visi A, visi B dan  visi C lalu lanjut kepada  misi A, misi B dan misi C lalu berakhir pada program-program ketika sudah dilantik. Semua disampaikan dengan sangat santun dan sangat menjanjikan. Tak lupa juga setiap calon tampil dengan wajah yang sangat bersahabat, sangat merangkul seperti saudara kandung yang sudah lama tidak bertemu. Ketika selesai pemilihan. Perlahan-lahan mulai tampak wajah aslinya. Setelah  hari dan minggu berlalu b...

Naskah Lakon Meraung

MERAUNG Ide cerita: Cerita rakyat Desa Londerang, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi Penulis Naskah: Febrianiko Satria Untuk pementasan harap meminta izin kepada Penulis Deskripsi Tokoh: 1. Supik: Seorang gadis yang memiliki penyakit Ayan, rambut ikal berantakan, memakai baju kurung, kain panjang sampai mata kaki dan memiliki tompel di pipi kiri. Ia hidup sendirian di desa, dikucilkan dan dijauhi dari kehidupan. 2. Zulaikha: Seorang Ibu rumah tangga, memakai baju kurung, suka bergosip, sangat sombong, sangat cerewet,iri kepada orang lain dan sangat jijik dengan orang yang memiliki penyakit Ayan. 3. Azila: Seorang Ibu rumah tangga, memakai baju kurung, polos, baik. punya empati kepada orang lain. 4. Tolet: Seorang Pria, memakai baju melayu, memiliki nafsu birahi yang tinggi, suka meremehkan orang lain dan sombong. 5. Muaz: Seorang Pria, memakai baju melayu, pura-pura baik dan ramah kepada orang lain, sombong, meremehkan orang lain dan memiliki...

Naskah Lakon Tanya

TANYA Karya: Febrianiko Satria Untuk pementasan harap meminta izin kepada Penulis Sinopsis: Sekelompok manusia yang bertemu lalu mereka menemukan sebuah masalah kehidupan. Mereka mencari penyebab terjadinya masalah tersebut lalu berakhir dengan saling menuduh siapa yang bertanggung jawab atas semua masalah yang terjadi. Deskripsi Tokoh: Luti: berasal dari bahasa Makedonia yang berarti Marah. Seorang laki-laki atau perempuan yang suka menuduh orang lain, suka memfitnah orang lain sembarangan, suka membuat kegaduhan dan hal-hal ricuh lainnya. Landep: berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti Tajam. Seseorang laki-laki atau perempuan yang awalnya ragu dan   hanya mengikuti orang lain namun akhirnya memilih sesuai kata hatinya. Mimang: berasal dari bahasa Tionghoa Tradisional yang berarti Bingung. Laki-laki atau perempuan yang ragu-ragu akan pilihannya, asal tuduh dan hanya mengikuti orang lain. Suryakanta: berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti jelas atau ...