Postingan

Menampilkan postingan dengan label 17

CERPEN TIRAI

TIRAI karya: Febrianiko Satria Rumah itu berubah menjadi laksana rimba. Teriakan dan rintihan selalu terdengar menghiasi rumah ini. Jemari kecil menangis melihat perkelahian antar penguasa rimba yang semakin sengit. Jemari kecil tidak bisa berbuat berbuat apa-apa, Dia hanya bisa menangis dalam kesunyian ***             Thalib, pria bertubuh kurus, berambut pendek dan berwajah polos sedang duduk sambil menonton video dari  smartphonenya . Dihadapannya Mutia, wanita berkulit putih, berambut panjang dan berwajah manis sedang duduk dengan wajah penuh penyelasan. Sabar bertanya ke Mutia dengan nada santai “Sudah berapa kali kau tenggalam dalam pria sebelum aku menikahimu dihadapan penghulu?”             Mutia kaget mendengar pertanyaan dari Tholib. Mutia terbata-bata menjawab pertanyaan Tholib. “Tidak banyak hanya beberapa orang saja.” Mutia lalu melanjutkan...

CERPEN MELALANG

MELALANG karya: Febrianiko Satria Setan tertawa terpingkal-pingkal. Suara tawa dan erangan memenuhi ruangan itu. Ruangan itu berubah menjadi kelam. Suara kedua insan manusia yang sedang digelora asmara lalu terdengar oleh setan yang lainnya. Setan dan Iblis akhirnya berkumpul dan berhimpit-himpitan di ruangan sempit itu. Kedua insan manusia itu menjadi tontonan gratis Iblis dan Setan. Iblis dan setan lalu bersorak meriah dan bertepuk tangan setelah melihat aksi kedua cucu adam ini. Mereka lalu bersorak agar kedua insan manusia ini melakukan lagi dosa mereka. Insan manusia seolah-olah mendengar suara dari makhluk ghaib ini. Lelaki dan perempuan lalu larut kembali dalam dosa sedangkan setan dan iblis tertawa menikmati tontonan dosa. ***             Malam bertambah malam, kesunyian perlahan-lahan bertambah dari detik ke detik. Jarum jam terus merayu-rayu agar mata bisa sekedar memanjakan diri dari aktifitas yang ter...